
METRO — Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Metro yang berperan sebagai pengajar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) mengikuti Orientasi Dosen AIK yang diselenggarakan oleh Badan Pembina Harian (BPH) UM Metro, Kamis (8/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Ar Fachruddin UM Metro dan dihadiri oleh Ketua BPH, Sekretaris BPH, serta Anggota BPH bidang AIK bersama dosen pengajar AIK Universitas Muhammadiyah Metro.
Ketua BPH UM Metro, Prof. Dr. Mukhtar Hadi, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas dosen AIK, khususnya dalam penguasaan manhaj dan wawasan Kemuhammadiyahan. “Agenda ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keilmuan dosen AIK terutama dalam memahami manhaj tarjih Muh, ideologi Muhammadiyah, pandangan Islam berkemajuan,” ungkapnya.
Menurut Prof. Muchtar, penguatan kualitas keilmuan menjadi penting karena dosen AIK memiliki posisi strategis dalam membina ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan di lingkungan perguruan tinggi. Hal tersebut sejalan dengan tujuan PTMA untuk membina ke-Islaman dan Kemuhammadiyahan yang mencerdaskan dan mencerahkan bagi seluruh civitas akademika dan kehidupan yang lebih luas.
Selain penguatan keilmuan, Prof. Muchtar juga menekankan pentingnya kemampuan teknologi informasi bagi dosen AIK. Menurutnya, ketika dosen tidak dapat melaksanakan pembelajaran secara luring, kegiatan pembelajaran sebaiknya tetap dimaksimalkan melalui pertemuan daring dengan memanfaatkan SPADA. Pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari tuntutan kompetensi dosen AIK, sejalan dengan materi orientasi yang menempatkan penguasaan teknologi, khususnya teknologi informasi, sebagai salah satu aspek kualitas keilmuan dosen AIK.
Orientasi juga menekankan bahwa dosen AIK tidak hanya dituntut memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga kualitas diri sebagai teladan. Dosen AIK diharapkan menjadi uswatun hasanah, rajin beribadah, teladan dalam pembelajaran, serta penggerak dan partisipan aktif Persyarikatan Muhammadiyah.
Dalam konteks pembelajaran, BPH UM Metro mendorong adanya kesamaan ideologis, wawasan keilmuan AIK, standar isi pembelajaran, perencanaan pembelajaran, serta standar penilaian. Kesamaan tersebut menjadi pijakan untuk memastikan pembelajaran AIK memiliki arah dan standar yang selaras di lingkungan UM Metro.
Melalui orientasi tersebut, dosen FAI sebagai pengajar AIK diharapkan semakin siap menjalankan peran akademik sekaligus keteladanan dalam membina mahasiswa. Penguatan manhaj, ideologi, wawasan Islam Berkemajuan, serta kemampuan teknologi informasi menjadi bagian penting dalam menghadirkan pembelajaran AIK yang adaptif dan relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Muhammadiyah. Crew