Senin, 14 November 2016 - 08:06:19 WIB
Tiga Dosen PAI FAI-UMM Menjadi Presenter di International Conference
Diposting oleh : FAI
Kategori: Fakultas Agama Islam - Dibaca: 2476 kali

Menjadi harapan bagi Dekan Fakultas Agama Islam Drs. H. A. Rasyid Sidiq, M.Pd.I bahwa setiap dosen dilingkungan FAI mampu terus mengasah kapasitas keilmuannya melalui berbagai kegiatan konferensi baik skala Nasional maupun Internasional. Tepat pada tanggal 12-13 November 2016 tiga dari dosen PAI FAI-UMM (Cahaya Khaeroni, M.Pd.I., Heri Cahyono, M.Pd.I dan Kuliyatun, M.Pd.I ikut serta menjadi Presenter dalam International Conference on Law, Economics, and Education (ICONLEE) dengan tema "BUILDING MUTUALLY BENEFICIAL COOPERATION IN THE FACING OF ASEAN ECONOMIC COMMUNITY (AEC)" di The 7th Hotel Bandar Lampung. dalam penyampaian papernya Cahaya mengupas dengan cukup terperinci mengenai bagaimana hubungan pendidikan dan pasar kerja di Indonesia seharusnya dapat dilakukan dengan baik dan tepat, sedangkan dalam pembahasan paper Heri, beliau menekankan mengenai bagaimana upaya dalam menumbuhkan niat wirausaha melalui pendidikan kewirausahaan dalam perspektif Islam. Hal tersebut berjalan seiring dengan tema besar dalam acara conference goals ICONLEE yakni "Mapping problems and challanges of AEC and Global trends, discusing strategies of enhancing human resources' professional competencies, expanding multidisciplinary studies among countries, strengthening partnership among institutions, contributing valuable research finding to the nations"

Menurut penuturan Cahaya, dia sangat terkesan dengan adanya International Conference tersebut, lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa "saya mendapatkan dua kesan yang begitu menarik setelah mengikuti acara ini, pertama, kerjasama ini mempertemukan kami para akademisi UMM untuk dapat sharing keilmuwan dengan para akademisi dari berbagai latar belakang dan perspektif keilmuan. hal ini tentu saja akan semakin memperluas cakrawala berpikir kami semua sehingga membuat setiap dosen tidak hanya terkungkung untuk selalu bersikap dan berpikir mono-perspective saja, tetep dapat lebih memandang suatu persoalan secara multiperspective bahkan integratif-perspective. kedua, dengan adanya kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi ternama di ASEAN, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, dan Bruney darussalam, hal ini tentu saja akan sangat membantu kami untuk dapat mulai lagi memikirkan mengenai bagaimana untuk terus memperbaiki kualitas akademisi kami baik para dosen, mahasiswa maupun staf didalamnya, untuk tidak lagi hanya berkecimpung dalam urusan-urusan dan prestasi-prestasi lokal saja, tetapi semakin terpacu untuk dapat berkiprah diranah nasional bahkan internasional. saya membayangkan bahwa kedepan, bukan tidak mungkin lagi bagi kami para akademisi yang semester ini sedang mengajar di UMM, semester depan bisa saja ikut mengajar di universitas-universitas lain di ASEAN, begitu juga untuk para mahasiswanya. semester ini belajar di UMM, semester depan mungkin saja bisa mengikuti kelas di kampus lain di ASEAN sebagai mahasiswa dharma-siswa."

Sedangkan Heri menuturkan "semoga pada International Conference kedua yang diadakan di Malaysia Tahun 2017 kami dan Dosen-dosen FAI-UMM bisa ikut lagi menjadi Presenter".

Bersama UM Metro SOLUSI SUKSES MASA DEPAN (FAI-UMM)




Komentar :